Jalsatul Itsnain

Jalsatul Istnain - Maqom Al-Abror

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Tanggal : 25 September 2017
Oleh : Habib Muhammad bin Umar Al Haddar



Dikisahkan ketika menjelang pernikahan Sayyidah Fatimah Azzahra, tepat 3 hari sebelum acara pernikahan dilangsungkan, Rasulullah SAW memberikan kepada putrinya sebuah bingkisan. Setelah dibuka oleh Fathimah, ternyata isinya adalah sebuah gaun yang indah untuk dikenakan saat pernikahan berlangsung. Sayyidah Fathimah amat senang menerima hadiah dari ayahnya ketika itu.
Ketika tiba di hari pernikahannya, Pagi hari sebelum akad nikah dimulai, para wanita dari kaum muhajirin dan anshor berdatangan ingin membantu di dapur, ingin membantu merias pengantin Fathimah, dan lainnya. Di tengah kesibukan mereka mempersiapkan acara, terdengar suara ketukan pintu rumah sayyidah Fathimah. Sayyidah Fathimah mengutus salah satu wanita untuk membuka pintunya.
Setelah pintu terbuka, ternyata pengetuk pintu tersebut adalah seorang wanita tua yang berpakaian compang camping. Sayyidah Fathimah berdiri dari duduknya dan masuk ke dalam rumah sambil berfikir sesuatu apa yang bisa ia berikan kepada pengemis itu.
Teringat oleh beliau Firman Allah di dalam QS. Ali Imran:92

لَن تَنَالُوا۟ الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا۟ مِمَّا تُحِبُّونَ


Artinya : Kamu sekali-kali tidak sampai kepada maqom  "Al-Abror" (orang-orang yang dicintai dan disayangi oleh Allah SWT) sampai engkau menginfaq kan sesuatu yang paling kamu cintai.

Sesuatu apa yang paling sayyidah Fathimah cintai saat itu ?

Sayyidah Fathimah akhirnya menemukan, gaun hadiah dari ayahnya lah sesuatu yang akan ia berikan kepada pengemis itu. Langsung beliau lipat dan bungkus gaun itu, kemudian beliau berikan kepada pengemis yang menunggu di depan pintu rumahnya.
Melihat hal tersebut, para wanita-wanita yang membantu dirumah sayyidah Fathimah bingung lantaran baju apa yang akan Sayyidah Fathimah kenakan di acara pernikahan yang sebentar lagi akan dimulai itu. Hingga sebagian dari wanita itu mengadu kepada Rasulullah SAW, "Ya Rasulullah, gaun pengantinnya telah sayyidah Fathimah berikan kepada pengemis yang tadi mengetuk pintu. Lalu apa yang akan kami pakaikan untuk acara pernikahannya Ya Rasulullah ?"
Kemudian Rasulullah SAW datang menemui putri tercintanya, lalu Rasulullah SAW  memegang kedua pundak putrinya, sambil diciumnya, sambil menangis Rasulullah SAW mengucapkan kepada sayyidah Fathimah, "Sungguh Yaa Fathimah.. engkau memang darah dagingku".

Ketika acara pernikahan berlangsung, Sayyidah Fathimah mengenakan pakaian yang biasa. Namun do'a-do'a dari Rasulullah amat agung dan mulia untuk sayyidah Fathimah dan Sayyidina Ali.  Di antara do'a-do'anya, Rasulullah mengucapkan,"diantara Engkau Fathimah dan Ali bin Abi Tholib keturunan yang amat banyak dan sangat mulia."

Berkat do'a dari Rasulullah SAW, lahirlah 2 putra dari sayyidah Fatimah dan Sayyidina ali, Hasan dan Husein. Yang mana keduanya mencapai maqom yang begitu tinggi yaitu penghulu para syuhada' di surga Allah SWT. Dan seterusnya, akan terlahir dari Sayyidah Fathimah Azzahra dan Sayyidina Ali bin Abi Tholib anak keturunan yang mulia hingga zaman sekarang, hingga akhir zaman.
Bukan hanya dari nasab yang mulia, namun mereka ahli ibadah, berilmu agung hingga di setiap zamannya merekalah yang berada di baris depan dalam membela agama di muka bumi ini. Semua berkat do'a Nabi Muhammad SAW.

 

Tentang MRS Jatim

adalah sebuah wadah untuk menjadikan syiar dan kecintaan terhadap Rosulullah SAW, dibimbing oleh Al-Habib Idrus bin Muhammad Alaydrus yang diikuti oleh kebanyakan pemuda dan pemudi, melalui pembacaan Rotibul Haddad, Maulid Addhiyaullami dan Tausyiah oleh para Habaib dan Kyai dari Surabaya dan Sidoarjo.

Audio Stream


@khw6710f 
  5951B8E4 

 

Baitul Rasul

Jl. Simolawang 5 no.25, Surabaya.

© 2016 MRS Jatim.

Search